Tujuan Mengaji

imagesArtikel kali ini saya tulis hanya sekedar mengeluarkan unek unek perihal tentang mengaji yang selama ini diartikan bahwa mengaji itu lebih di artikan membaca Al-Qur’an padahal mengaji berasal dari kata dasar “kaji” yang berarti mengkaji sehingga mengaji bukan hanya membaca Al-Qur’an tetapi mengkaji juga maksud dari isi Al-Qur’an. Sesuai dengan judul artikel ini tentang tujuan mengaji maka ada 3 tujuan mengaji :

1. Menggugurkan kewajiban
Dengan mengaji maka gugurlah kewajiban seorang muslim karena memang mengaji itu merupakan kewajiban setiap orang yang islam. Berdasarkan dalil :
“Mencari ilmu itu wajib bagi setiap orang yang Islam”

dan ilmu yang wajib di cari dalam hadist lain di terangkan :
“Ilm yang wajib di cari ada 3 yaitu Al-Qur’an, Al-Hadist, dan Ilmu pembagian waris yang adil”

Karena ilmu pembagian waris terdapat pada Al-Qur’an dan Al-Hadist sehingga ilmu yang wajib di cari adalah Al-Qur’an dan Al-Hadist, di perkuat juga dengan Sabda Rosululloh SAW :
“Telah aku tinggalkan diantara kalian 2 perkara yang mana kalau kalian mau menetapinya maka kalian tidak akan sesat selamanya yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadist”. Jadi selama seseorang mau menetapi Al-Qur’an dan Al-Hadist maka tidak akan sesat, jangan kan untuk sesat, akan menuju sesat saja tidak mungkin tetapi sebaliknya kalau yang di tetapi kitab 2x karangan maka sudah jelas akan menuju sesat.

2. Amalan menjadi syah
Dengan mengaji maka setiap amalan yang di kerja kan menjadi syah karena sesuai dengan dalilnya, sesuai dengan perintah Nya (Alloh & Rosul), bukan karena kata 2x nya, bukan kata karangan ini, bukan kata karangan itu dll. Intinya sebelum beramal sebaiknya berilmu dulu, “Al ‘ilmu qobla ‘amal” karena kalau beramal tidak sesuai ilmunya maka di tolak berdasarkan dalil “Barang siapa yang beramal tidak sesuai dengan praktek / perintah ku (Nabi) maka di tolak. Bahkan Alloh berfirman dalam Al-Qur’an : “Janganlah engkau mengerjakan amalan yang tidak kau ketahui ilmunya, karena pendengaran, penglihatan dan hati akan ditanya dari setiap amalan yang dikerjakan”. Maka dari itu mengaji yuk🙂 agar amalan menjadi syah, percuma kan udah beribadah siang malam tapi tidak di terima karena tidak sesuai dengan perintah nya Rosululloh SAW.

3. Menghilangkan kebodohan
Dengan mengaji seseorang menjadi mengerti mana yang benar dan salah, mengerti mana yang halal dan haram, mengerti mana yang haq dan bathil, mengerti batas mahrom, mengerti cara nya beribadah yang benar. Tetapi dengan tidak mengaji maka seseorang menjadi bodoh (agama nya) sehingga ibadah yang dikerjakan hanya ikut 2x an dan berdasarkan umumnya orang banyak karena tidak mengetahui ilmu nya. Maka nya mengaji yah agar tidak menjadi bodoh, agar tidak ikut 2x an, agar mengerti hukum dalam agama.

Demikian artikel ini saya buat dengan tanpa paksaan dan tidak ada maksud menyinggung seseorang atau pun golongan tertentu. Sekali lagi artikel ini saya buat untuk mengingat kan sesama orang Islam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: